CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 29 September 2012

kpop

hay aku datang lagi nih..
mau bahas yang korea-korea dikit nih
siapa sih yg gak tau kpop? nih aku datang untuk membahas sedikit tentang KPOP, ok


KPOP

              Musik pop Korea pra-moderen pertama kali muncul pada tahun 1930-an akibat masuknya musik pop Jepang yang juga turut memengaruhi unsur-unsur awal musik pop di Korea. Penjajahan Jepang atas Korea juga membuat genre musik Korea tidak bisa berkembang dan hanya mengikuti perkembangan budaya pop Jepang pada saat itu. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pengaruh musik pop barat mulai masuk dengan banyaknya pertunjukkan musik yang diadakan oleh pangkalan militer Amerika Serikat di Korea Selatan. Musik Pop Korea awalnya terbagi menjadi genre yang berbeda-beda, pertama adalah genre "oldies" yang dipengaruhi musik barat dan populer di era 60-an. Pada tahun 1970-an, musik rock diperkenalkan dengan pionirnya adalah Cho Yong-pil. Genre lain yang cukup digemari adalah musik Trot yang dipengaruhi gaya musik enka dari Jepang.
nih lagu-lagu kpop yang terbaru..
 1. I Need You, Huh Gak, Zia
2. Gangnam Style, PSY
3. Pandora, Kara4. My Love, Lee Jong Hyun(of CNBLUE)
5. Loving U, SISTAR
6. Only One, BoA
7. Beautiful Night, Beast
8. Passionate Goodbye, Psy (Feat.Sung Si-Kyung)
9. What Should Have Been, Psy (Feat. Lena Park)
10. ANYMORE, Seo In Young
11. illa illa, JUNIEL
12. Do Men Cry, Davichi
13. I Love You, 2NE114. Carry On, Ali
15. Love Is Falling In Drops, 10cm, Acoustic Collabo
16. It's Me, sunny,luna
17. Day By Day, T-ara
18. Busan Vacance, Skull & HAHA
19. My Heart Hurts, Lee Hyun (8Eight)
20. If You Really Love Me, Busker Busker
21. Words I Couldn't Bear To Say, Lee Jang Woo
22. Midnight, Beast Machsa
23. All For You, Seo In Kook, Jeong Eun Ji
24. Be Ma Girl, Teen Top
25. Pretty Enough, Verbal Jint (Feat. Sanchez) Pretty Enough
bagus lo kawan, itu apdet terlengkapnya kawan yang aku tau..


YPW
berbagai sumber


Jumat, 28 September 2012

makanan jepang

Makanan Jepang
emmmb
sekarang bahas makanan yang ada di jepang aja ya,haha enakkan
pernahkan anda mencicipi makanan yang ada di jepang? gemana sih keenakkannya?
yuk kita bahas..
  • ONIGIRI
             adalah nama jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hanggat sehingga berbentuk segi tiga, bulat, atau seperti karung beras. Dikenal jga dengan nama Omusubi,istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit
Di indonesia, Onigori bisa dijumpai dibagian makanan jepang toko swalayan terkemuka dan di restoran yang menyediakan makanan jepang. Di nengri Tiongkok, Onigiri dikenal dengan nama fantuan.

  • SUSHI
         adalah  makanan jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam dan gula.
        Asal- usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang di tulis dengan huruf kanji sushi merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyusho yang membaluri ikan dengan garam dapur,bubuk ragi, atau ampas sake.

  • Sashimi 
         adalah  makanan jepang berupa makanan laut dengan kesegaran prima yang langsung dimakan dalam keadaan mentah bersama penyedap seperti kecap asin, parutan jahe, dan wasabi. Makanan laut seperti ikan, kerang, dan udang karang dihidangkan dalam bentuk irisan kecil yang mudah dimakan, sedang udang berukuran kecil ada yang hanya dikupas kulit dan dibuang kepalanya saja.



 >>>>DARI : Berbagai Sumber <<<<

Kamis, 20 September 2012

TUGAS PKN YASHINTA


 Perbedaan Negara Maju dan Berkembang di Bidang Penerimaan Informasi dan Media Massa

Perbedaan penerimaan informasi dan media massa di negara maju dan berkembang antara lain yaitu :

1.  Kemajuan yang pesat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di negara-negara maju karena didukung oleh sistem informasi yang mapan sebaliknya di negara yang berkembang sistem informasi lemah mengakibatkan keterbelakangan dalam penguasan.
2.  Semakin tingginya penerimaan informasi dan media massa  yang di topang oleh keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi.Di negara yang maju sebagai mana dihasilkan oleh industrialisasi dan teknologi merupakan masyarakat dengan struktur kehidupan yang dinamis, kreatif untuk melahirkan gagasan-gagasan demi kepentingan manusia dalam berbagai sektor kehidupan.
3.  Di negara maju terjadi perubahan gaya hidup karena teknologi dan komunikasi serta penerimaan informasi yang semakin canggih memberi kemudahan dan kebebasan kepada masyarakat untuk mengakses informasi apa saja yang ada.
4.  Negara-negara maju memiliki pengaruh dan doninasi yang kuat terhadap negara yang belum memiliki teknologi maju di negara yang berkembang belum sekuat negara maju.
5.  Di negara maju jika teknologi informasi banyak berperan maka di bidang pendidikan juga berkembang,sedangkan di negara yang berkembang tidak secanggih negara maju dan pendidikan belum sebaik negara maju.
6.  Di negara berkembang terdapat undang - undang tetapi dalam praktek dan pelaksanaanya belum terlaksana semua sedangkan di negara maju telah terdapat undang - undang dan telah di terapkan bahkan kebebasan bicara telah di lindungi oleh undang - undang.


>>>>>>>> BERBAGAI SUMBER <<<<<<<<< 



Senin, 17 September 2012

tugas sejarah yashinta

aku mau ngeser tugas sejarahku ni siapa tahu berguna, Terima kasih  ː̗(^▽^)ː̖

Kerajaan Mataram Kuno, Medang Kemulan, Kediri, Singosari, Majapahit

1. Kerajaan Mataram Kuno ( abad VII M )
a. Lokasi Kerajaan


Kerajaan Mataram Kuno terletak di Jawa Tenggah.Mengenai awal berdirinya kerajaan ini dapat diketahui dari prasasti Canggal ( 732 M ) yang menyebutkan adanya pendirian sebuah Lingga di atas bukit Kunjarakunja oleh raja Sanjaya berarti pendirian sebuah kekuasaan pemerintahan Hindu. Daerah tersebut dikelilingi pegunungan dan gunung-gunung seperti Pegunungan Serayu, Gunung Prau, Gunung Sindoro, Gunung Sumbi, Gunung Ungaran, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Pegunungan Kendang, Gunung Lawu, Gunung Sungai Progo, Sungai Elo, dan terbesar adalah Sungai Bengawan Solo.
b. Didang Politik
            Dalam prasasti Balitung ( Mantyasih ) 907 M disebutkan nama-nama raja Mataram Kuno setelah sepeninggal Raja Sanjaya,yaitu :
1.      Rakai Panangkatan
2.      Rakai Pananggalan
3.      Rakai Warak
4.      Rakai Garung
5.      Rakai Pikatan
6.      Rakai Kayuwangi
7.      Raki Watuhumalang
8.      Rakai Watukura Dyah Balitung
Temuan lain menyebut Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu ini berakhir pada masa pemerintahan Raja Wawa.Sementara itu di abad dan wilayah yang sama berkembang pula kekuasaan Dinasti Syailendra yang beragama Budha. Adapun raja-raja Budha yang memerintah diantaranya:
1.      Raja Banu
2.      Raja Wisnu
3.      Raja Indra
4.      Raja Samaratungga
Menurut Prasati Ratu Boko ( 856 M ) pernah terjadi perkawinan politik antara Rakai Pikatan dari kerajaan Sanjaya dengan Pramudawardhani dari dinasti Syailendra. Perkawinan politik ini menjadi simbol penyatuan kekuasaan Hindu dan Budha di Jawa Tenggah. Hal ini mendorong Balaputradewa, adik dari Pramudawardani,menyingkir ke sriwijaya
c. Bidang Budaya
Kerajaan Syailendra banyak meninggalkan bangunan-bangunan candi yang sangat megah dan besar nilainya, baik dari segi kebudayaan, kehidupan masyarakat dan perkembangan kerajaan. Candi-candi yang terkenal seperti telah disebutkan di atas adalah Candi Mendut, Pawon, Borobudur, Kalasan, Sari, dan Sewu.
Nama Borobudur diperkirakan berasal dari nama Bhumi Sambharabudhara. Bhumi Sambhara berarti bukit atau gunung dan Budhara berarti raja. Jadi arti dari nama tersebut adalah Raja Gunung, yang sama artinya dengan Syailendra. Candi Borobudur memiliki suatu sistem yang terbagi dalam tiga bagian yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu.
d. Bidang Sosial
 Kehidupan sosial Kerajaan Syailendra, ditafsirkan sudah teratur. Hal ini dilihat melalui cara pembuatan candi yang menggunakan tenaga rakyat secara bergotong-royong. Di samping itu, pembuatan candi ini menunjukkan betapa rakyat taat dan mengkultuskan rajanya.
e. Bidang Ekonomi
Perekonomian Kerajaan Mataram Kuno mengembangkan perekonomian yang bersifat agraris karena letaknya di pedalaman dan daerah yang subur tetapi pada perkembangan berikutnya, Mataram mulai mengembangkan kehidupan pelayaran, hal ini terjadi pada masa pemerintahan Balitung yang memanfaatkan Sungai Bengawan Solo.

2. Kerajaan Medang Kamulan ( abad X M )
a. Lokasi Kerajaan




Kerajaan Medang merupakan pewaris kerajaan Mataram Kuno,didirikan oleh Mpu Sendok dengan nama dinasti baru yaitu dinasti Isyana.Berdasarkan penemuan beberapa prasasti, dapat diketahui bahwa Kerajaan Medang Kamulan terletak di muara Sungai Brantas. Ibukotanya bernama Watan Mas. Kerajaan itu didirikan oleh Mpu Sindok, setelah ia memindahkan pusat pemerintahannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.
                           Wilayah kekuasaan Kerajaan Medang Kamulan pada masa pemerintahan Mpu Sindok mencakup Nganjuk di sebelah barat, Pasuruan di sebelah timur, Surabaya di sebelah utara, dan Malang di sebelah selatan. Dalam perkembangan selanjutnya, wilayah kekuasaan Kerajaan Medang Kamulan mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Timur.
b. Bidang Politik
Sejak berdiri dan berkembangnya Kerajaan Medang Kamulan, terdapat beberapa raja yang diketahui memerintah kerajaan ini. Raja-raja tersebut adalah sebagai berikut.
1.      Raja Mpu Sindok
2.      Dharmawangsa
3.      Airlangga
4.      Budaya dan Ekonomi
c. Bidang Sosial dan Ekonomi
  Bidang perekonomian dan budaya juga mengalami kemajuan. Antara lain dibuat bendungan Waringin Sapto utnuk pertanian. Pada tahun 1035 ditulis kitab Arjunawiwaha oleh Mpu Kanwa. Kitab ini menggambarkan kehidupan Airlangga dan dirinya sebagai titisan Dewa Wisnu. Perwujudannya dapat dilihat Arca Wisnu naik Garuda di Candi Belahan. Sepeninggal Airlangga wilayah dibagi dua yaitu kerajaan Kediri dan Jenggala.
   Raja Mpu Sindok mendirikan ibu kota kerajaannya di tepi Sungai Brantas, dengan tujuan menjadi pusat pelayaran dan perdagangan di daerah Jawa Timur. Bahkan pada masa pemerintahan Dharmawangsa, aktifitas perdagangan bukan saja di Jawa Timur, tetapi berkembang ke luar wilayah jawa Timur. Di bawah pemerintahan Raja Dharmawangsa, Kerajaan Medang Kamulan menjadi pusat aktifitas pelayaran perdagangan di indonesia Timur. Namun akibat serangan dari Kerajaan Wurawari, segala perekonomian Kerajaan Medang Kamulan mengalami kehancuran.


3. Kerajaan Kediri
a. Lokasi Kerajaan

Pada akhir pemerintahan Raja Airlangga, wilayah kekuasaan dibagi dua, untuk menghindar terjadinya perang saudara. Maka muncullah Kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibukota Daha (Dahanapura), diperintah oleh Jayawarsa dan Kerajaan Jenggala dengan ibukota Kahuripan, yang diperintah oleh Jayengrana.
Tetapi dalam perkembangan selanjutnya Kerajaan Kediri mencapai kemajuan lebih pesat dari Kerajaan Jenggala. Pada awalnya, wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri meliputi Madiun dan daerah bagian barat Kerajaan Medang Kamulan. Ibukota Kerajaan Kediri, yaitu Daha terletak di tepi Sungai Berantas. Melalui pelabuhan Canggu, aktivitas perekonomian rakyat sangat lancer sehingga mendatangkan kemakmuran. Wilayah Pengaruh Kerajaan Kediri kemudian berkembang mencakup wilayah Indonesia Timur. Wilayah pemerintahan ini sama seperti pada masa pemerintahan Raja Dharmawangsa.
b. Bidang Politik
            Adapun yang memerintah kerajaan Kediri adalah:
1.      Sri Jayawangsa ( 1104 – 1117 M )
2.      Kameswara     ( 1117 – 1130 M )
3.      Jayabaya ( 1130 – 1160 M )
4.      Sarweswara ( 1160 – 1170 M )
5.      Aryeswara  ( 1170 – 1180 M )
6.      Gandra ( 1180 – 1190 M )
7.      Srengga ( 1190 – 1200 M )
8.      Kertajaya ( 1200 – 1222 M ) 
c. Bidang Politik dan Ekonomi
Selama Prabu Jayabaya memegang kendali pemerintahan dan tata praja, nusantara sungguh-sungguh diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara, Asia Tengah dan Asia Selatan. Beliau berhasil mewujudkan negara yang gedhe obore, padhang jagade, dhuwur kukuse, adoh kuncarane, ampuh kawibawane. Masyarakat merasakan negara yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem karta raharja. Konsep saptawa, dijadikan sebagai program utama yaitu : wastra (sandang), wareg (pangan), wisma (papan), wasis (pendidikan), waras (kesehatan), waskita (keruhanian) dan wicaksana (kebijaksanaan). Masyarakat Jawa percaya bahwa Prabu Jayabaya selalu bersikap arif dan bijaksana serta menjunjung hukum yang berlaku. Semua golongan masyarakat bersatu padu mendukung pemerintahannya. Refleksi kearifan warisan para leluhur raja Jawa dijadikan referensi untuk membawa kebesaran nusantara.


4. Kerajaan Singosari ( abad XIII M )
a. Lokasi Kerajaan


Sejarah Kerajaan Singasari berawal dari Kerajaan Tumapel, yang dikuasai oleh seorang akuwu (bupati). Letaknya di daerah pegunungan yang subur di wilayah Malang dengan pelabuhannya bernama Pasuruan. Dari daerah inilah Kerajaan Singasari berkembang dan bahkan menjadi sebuah kerajaan besar di Jawa Timur, terutama setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Kediri dalam pertempuran di dekat Ganter tahun 1222 M.
b. Bidang Politik
Kerajaan Singasari yang pernah mengalami kejayaan dalam perkembangan sejarah Hindu di Indonesia pernah diperintah oleh raja-raja sebagai berikut.
1.      Ken Arok
2.      Anusapati
3.      Tohjaya
4.      Ranggawuni ( Wisnuwardhana )
5.      Kertajaya
Masa pemerintahan Kertajaya merupakan masa kejayaan kerajaan Singosari.Upaya yang dilakukan Kartanegara untuk mencapai kejayaan adalah:
a. Bidang politik dalam negri :
1.      Menyingkirkan orang-orang yang tidak sepaham seperti : Raganata dan Aryawiraraja.
2.      Berbuat baik pada lawan politik dengan mengagkat Ardaraja dan R. Wijaya sebagai menantu
3.      Memperkuat angkatan perang
4.      Menangkis kesaktian pemecah ( kutukan sejak masa Janggala dan Kediri ) dari mpu Bharada dengan mendirikan patung Joko Dolog ( perwujudan Kertanegara sebagai Dhyani Budha ).
b. Bidang Politik Luar Negri
1.      Mempersatukan Nusantara
2.      Membentuk pertahanan Asia Tenggara dengan melakukan persahabatan dengan kerajaan Champa di kamboja.
3.      Bidang agama dengan memadukan ajaran Hindu dan Budha menjadi agama baru Syiwa Budha (Tantrayana)
4.      Bidang pemerintahan dengan menyusun pemerintahan yang teratur.
c. Bidang Ekonomi
Mata pencaharian penduduknya bertani dan berdagang, dan pengrajin. Bahkan mereka melakukan perdagangan Internasional.
d. Bidang Budaya
Ditemukan peninggalan candi – candi dan patung – patung diantaranya candi Kidal, candiJaga, dan candi Singasari. Sedangkan patung – patung yang ditemukan adalah patung Ken Dedes sebagai Dewa Prajnaparamita lambang kesempurnaan ilmu, patung Kertanegara dalam wujud patung Joko Dolog, dan patung Amoghapasa juga merupakan perwujudan Kertanegara (Kedua patung Kertanegara baik patung Joko Dolog maupun Amoghapasa menyatakan bahwa Kertanegara menganut agama Buddha beraliran Tantrayana).
e. Bidang Sosial
Berdasarkan kitab Nagarakertagama dan Pararaton serta berita Cina, diketahui bahwa masyarakat Singasari terbagi atas kelas atas (keluarga raja dan kaum bangsawan) dan kelas bawah (rakyat jelata). Ada juga kelompok tetua agama, baik pendeta Hindu maupun Budha.

5. Kerajaan Majapahit ( abad XIV )
            Kerajaan Majapahit di dirikan oleh Raden Wijaya. Setelah berhasil mengalahkan Jayakatwang, dengan dibantu oleh tentara China ( utusan Kubilai Khan yang bermaksud menyerang Singosarai, sebagai tindakan balasan atas pengusiran tentara China oleh Kartanegara ) dan kemudian dapat mengusir tentara utusan Kubilai  - Khan kembali ke China.
a. Lokasi Kerajaan



Dalam sejarah Indonesia, Kerajaan Majapahit merupakan suatu kerajaan yang besar yang disegani oleh banyak bangsa asing. Namun sejarah Majapahit pada hakikatnya menerima banyak unsure politis, kebudayaan, social, ekonomi, dari Kerajaan Singasari, sehingga pembahasan Kerajaan Majapahit tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kerajaan Singasari.
Konon, Majapahit berasal dari kata maja dan pahit. Maja adalah salah satu jenis buah yang memang terkenal pahit rasanya. Kebetulan di desa Trowulan, Kediri, Jawa Timur, buah-buahan seperti ini banyak ditemukan. Nah, di situlah berdiri sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Majapahit. 
b. Bidang Politik
Raja- raja penting yang pernah memerintah kerajaan Majapahit:
1.      R. Wijaya ( Kertarajasa Jayawardhana ), pendiri Majapahit
2.      Jayanegara ( Raden Kalagement )
3.      Tribhuwanatunggadewi
4.      Hayam Wuruk
5.      Wirakrama Wardhana 
cc.Bidang Sosial dan Budaya
Berita Cina yang ditulis oleh Ma-Huan sewaktu mengikuti perjalanan Laksamana Cheng-Ho ke Jawa memberi penjelasan mengenai keadaan masyarakat Majapahit. Antara lain bahwa kota Majapahit terletak di pedalaman Jawa. Istana Raja dikelilingi tembok tinggi lebih dari 3 zhang, pada salah satu sisinya terdapat pintu gerbang yang berat (mungkin terbuat dari logam). Tinggi atap bangunan antara 4-5 zhang, gentengnya terbuat dari papan kayu yang bercelah-celah (sirap). Raja Majapahit tinggal di istana, kadang-kadang tanpa mahkota, tetapi sering kali memakai mahkota yang terbuat dari emas dan berhias kembang emas. Raja memakai kain dan selendang tanpa alas kaki, dan kemanapun pergi selalu memakai satu atau dua bilah keris. Apabila raja keluar istana, biasanya menaiki gajah atau kereta yang ditarik lembu. Penduduk Majapahit berpenduduk sekitar 200-300 keluarga. Penduduk memakai kain dan baju, kaum lelaki berambut panjang dan terurai, sedangkan perempuannya bersanggul. Setiap anak laki-laki selalu membawa keris yang terbuat dari emas, cula badak atau gading. Bahasa penduduk pribumi itu sangat halus dan indah, dan mereka mengenal tulis menulis dengan daun kajang sebagai kertasnya dan pisau tajam sebagai pena.
Berita Cina juga menyatakan bahwa mereka duduk di rumahnya tanpa menggunakan bangku, tidur tampa ranjang, dan makan tanpa memakai sumpit. Sepanjang hari mereka senang memakan sirih, baik laki-laki maupun perempuan. Secara umum penduduk Majapahit menurut Ma-Huan dapat digolongkan menjadi tiga yaitu orang-orang Islam yang datang dari barat dan mendapat mata pencaharian di ibukota; orang-orang Cina yang beragama Islam selaku niagawan tinggal di ibukota dan kota-kota pelabuhan; dan penduduk pribumi yang masih menyembah berhala dan gemar memelihara anjing.
d. Bidang Ekonomi
Majapahit merupakan negara agraris dan juga sebagai negara maritim. Kedudukan sebagai negara agraris tampak dari letaknya di pedalaman dan dekat aliran sungai. Kedudukan sebagai negara maritim tampak dari kesanggupan angkatan laut kerajaan itu untuk menanamkan pengaruh Majapahit di seluruh nusantara. Dengan demikian, kehidupan ekonomi Kerajaan Majapahit menitikberatkan pada bidang pertanian dan pelayaran perdagangan.


Dari : >>>>>Berbagai Sumber<<<<<